lembur,
itu makan pagi saya.
di studio sanur, cumak ada satu jenis makanan yang saya santap untuk makan pagi.
tak ada yang lain.
kalaupun tak akan makan pagi, maka makan siang pun akan tersedia cumak satu pilihan.
lembur,
itu makan siang saya.
di studio sanur, cumak ada satu jenis makanan yang saya santap untuk makan siang.
tak ada yang lain.
kalaupun saya eneg dengan makan siang yang hanya menyediakan satu jenis makanan saja,
maka,
makan malampun seperti malam malam sebelumnya; selalu menyediakan satu jenis makanan.
tak ada pilihan lainnya.
lembur,
itu makan malam saya.
di studio sanur, cumak ada satu jenis makanan yang saya santap untuk makan malam.
tak ada yang lainnya.
kalaupun saya teramat eneg untuk menyantap makan malam saya dengan yang itu itu saja, karena hanya mempunyai satu pilihan,
maka,
berani saya pastikan bahwa makanan ringan yang selalu tersedia sebagai pelarian karena saya sudah eneg dengan makan pagi, dengan makan siang dan makan malam yang menunya cuma satu, akan juga berjenis dan berasa satu!.
lembur,
adalah makanan ringan saya.
di studio sanur, semua makanan ringan jenis apapun, dari yang tradisional hingga yang kini, dari yang harganya cumak lima ratus perak hingga lima puluh ribu, jenis dan rasanya cumak satu. ya..itu itu saja.
tak ada pilihan.
walaupun makanan di sanur cumak satu rasa dan satu jenisnya,
saya punya satu hal yang membuat makanan yang sering membuat eneg itu, terasa enak kemudian saat ditelan.
cinta,
adalah air yang membawa rasa beda saat mengunyah makanan yang itu itu saja.
saya mencintai pekerjaan saya.
saya mencintai ruang kerja saya, kebun, gemericik air, burung burung yang singgah di halaman.
saya mencintai rekan rekan di sanur, yang perempuan, yang laki.
saya mencintai semua.
tanpa mereka, saya mati.
apalagi tanpa cinta.
dan,
dengan cinta, saya bisa menyelaras antara hidup dengan makanan yang itu itu saja di sanur dengan hidup bersama keluarga kecil saya yang itu itu juga.
kasarannya;
beda banget dengan lonte,
di pagi hari;
lonte bisa makan pagi dengan mas bardjo, atau lonte pria dengan tante iyem.
di siang hari;
lonte bisa makan siang dengan mas kardjo, atau lonte pria dengan tante tantik.
di malam hari;
lonte bisa makan malam dengan mas tedjo, atau mungkin lonte pria bisa dengan tante sari.
lonte bisa memilih makanan ringannya, ntah anak anak smp yang iseng, ntah dengan anak anak sma yang drop out atau sekalian saja dengan mahasiswa. mungkin juga dengan om om..
tinggal pilih.
sayangnya,
saya bukan lonte.
makan pagi, makan siang dan makan malam serta makanan ringan pun hanya satu dan hanya satu;
lembur di sanur!.
Popularity: 3% [?]
gulali
July 31st, 2011 at 12:17 am
makan pagi dengan proyek di china, makan siang dengan proyek di thailand, makan malam dengan proyek di bali,,,,pagi bardjo, siang kardjo, malam tedjo
hakzzz…….tergantung cara memandang…