“kamu punya tempo cepat.

ngerjakan ini, ngerjakan itu.

terbang sana, terbang sini.

check sana, check sini.

urus ini dan itu.

kalau sekarang kamu berhenti,

ada sekian kepala bergelayut di pundakmu,

hidup dengan tempo lambat dengan tiba tiba,

jangan-jangan akan membuat kamu sakit”.

(desa lukluk, badung. 30 maret, 2015)

Popularity: 2% [?]