Arsitektur Tulis Category

Posted on 6 Oct 2017 In: Arsitektur Tulis

what is on your mind today?

semalam saat berkendara menuju singaraja, hujan sebentar-sebentar. saya mengirim sebuah note atas issue yang berkembang di area atas antara saya, direktor bangkok dan boss. “no matter i m director or managing director, no matter i m architect or ID designer. no matter i m gardener or office boy. what is always on my mind, SERVING […]

Posted on 5 Oct 2017 In: Arsitektur Tulis

bertiga

di guangzhou suatu siang; “saya belum pernah melihat kalian bertiga jalan bareng atau mempresentasikan sebuah proyek barengan”, seorang teman berkata. saya menatapnya. pepohonan telah banyak terpasang di proyek. deru debu terbang ke sana ke mari. peluh peluh tukang diterpa sengat matahari kota. “sering”, saya menjawab. “cumak kebetulan anda tak melihatnya. atau yang kita presentasikan bukan […]

Posted on 4 Nov 2016 In: Arsitektur Tulis

jadi begini..

aku bepergian ke sana ke mari. jarang aku ungkap. aku mengerjakan hal-hal kecil sampai ke hal-hal raksasa. jarang aku ungkap. aku bermasalah dengan tuhanku, jarang aku ungkap. aku diberi rejeki oleh tuhanku. jarang aku ungkap. aku bertemu dengan orang-orang besar, tak aku ungkap. aku perih. aku sakit. aku jatuh dan terpuruk, tak ada yang aku […]

Posted on 1 Nov 2016 In: Arsitektur Tulis

rejeki

sejak dulu, rejeki sering nongol dalam bait bait doa. komat kamit doa. dalam hening malam. pada megah ruangan tempat suci. dan pada sanubari. baik sanubari seorang lonte, sanubari pekerja harian, dagang bakso, artis, boss, jongos hingga orang suci. ia selalu nampak. selalu diucap. seperti sayur tanpa garam. doa belum selesai diucap tanpa kata rejeki. ntah […]

Posted on 1 Nov 2016 In: Arsitektur Tulis

bepergian

tasku. berwarna biru tua. sudah 2 kali masuk bengkel louis vuitton. harga perbaikannya membuat leher tercekik sesaat. saat kubeli, bisa buat DP rumah. ya, begitulah. kaca mataku, warna hitam. kadang gold. merek prada. ya, prada. terkadang pramugara pramugari kepincut dg bentuknya yang bulat kayak dada perempuan. sepatuku mungil. telapak kakiku seperti kaki bayi. harganya ratusan […]

Posted on 1 Nov 2016 In: Arsitektur Tulis

kata orang

aku bilang, aku terbang sesaat saja. mencari rejeki di kota orang. siapa tahu, nasib berpihak pada orang kecil seperti kita. karena tuhan menyayangi nasib ciptaannya. termasuk kita yang merana dijepit besi kehidupan di setiap gerak waktu. kucukur kumis, kata orang, tebal tipis kumis mempengaruhi besar kecil rejeki. kucukur rambut di kepala, kata primbon, besar kecil […]

Posted on 1 Nov 2016 In: Arsitektur Tulis

di tujuh purnama

subuh pagi aku mencarimu. saat matahari masih buta tak mampu berpendar. mengelilingi kota yang masih senyap. embun subuh membasahi dinding kota. suara dengkur penghuninya memekakkan sanubari. dewa dewi di atas sana sedang bermalas malasan. aku sibuk mencarimu. dalam kepalan gelap berselimut kabut pagi. berharap nasib berubah seketika di itu subuh. pekerjaanku yang tebal menumpuk, tak […]

Posted on 31 Oct 2016 In: Arsitektur Tulis

malam gelap. hening. lampu kota melawan arus. mobil mobil hilir mudik. aspal jalanan yang basah kuyup. awan yang melepas lelah setelah menurunkan hujan. aku di balik kaca. dalam sebuah sangkar. memandangi alam di luar sana. melirik waktu yang sudah liwat; dari pesawat ke pesawat, makan di tiap kafe kafe kecil di bandara. melihat lalu lalang […]

Posted on 4 Jul 2016 In: Arsitektur Tulis

nasib asa

angin berkunjung. membawa berita. tentang sunyi yang mendekap raga. tentang noda yang membakar rindu. tentang angan-angan yang berada di antrean nomor sepatu. aku google nama “tuhan”. tak ada yang tahu alamatNya yang pasti. kepada siapa musti bertanya. tentang angin yang berkunjung, di tepi waktu menuju senja. yang membawa berita meluluhlantakkan asa. nasib asa, jungkir-balik ditiup […]

Posted on 4 Jul 2016 In: Arsitektur Tulis

ya tuhan…

anak saya, bhumi. di tahun lalu, dia mewakili bali untuk lomba seni pantomim di tingkat nasional. bhumi, bahagia banget. walau kemudian dia kalah. tapi senyum dia bersama pasangan pantomimnya tetap lebar. dadanya tetap busung. provinsi bali, memberi apresiasi yang tak terhingga. sekolah dan guru-gurunya berada di tingkat kebahagiaan tertinggi melihat anak didiknya. saya bergetar hati. […]