minggu depan anda ke mana?
kalau saya, saya terbang lagi.
ke negeri tetangga;
dari awal minggu ini,
saya sudah memberi sinyal ke istri, bahwa saya akan terbang senin depan, dan baru balik kamis depan.
empat hari saya tak berada di rumah.
seperti biasa, tanggapannya ketus. sewot.
wajahnya bak beton. tapi tetap cantik.
hari ini,
ada diskusi tentang proyek lain di negeri seberang.
beda proyek dengan jadwal yang sudah saya buat untuk minggu depan.
dan proyek yang baru didiskusikan hari ini, “memerintahkan” saya untuk datang.
“saya tahu anda akan ada di ningbo minggu depan, tapi bisakah kamu datang sehari saja untuk meeting dengan saya?”, katanya.
jadinya, saya akan balik ke bali bukan di hari kamis, tetapi di hari jumat.
bukan 4 hari absen di bali, tapi 5 hari.
bukan waktu yang singkat.
jadilah saya terbang di senin depan.
jam 6.30 pagi pesawat akan berangkat dari denpasar menuju jakarta.
saya musti bangun jam 4.30 pagi.
dan meninggalkan rumah saat 3 anak saya tertidur terlelap.
dan meninggalkan rumah dengan senyuman istri, yang dipaksakan.
hari masih gelap.
nyampai di jakarta.
langsung menuju keberangkatan internasional.
saya tahu saya masih punya waktu sejenak.
karena pesawat saya akan berangkat jam 8.55 pagi menuju guangzhou.
tempat favorit saya selalu untuk menunggu ada di starbucks.
menyeruput kopi sambil makan sandwich dan menatap lalu lalang pesawat. di tempat ini, saya selalu menilpun istri.
jawabannya selalu ceria. walau dipaksakan.
dari guangzhou, musti terbang lagi menuju ningbo.
jadi kalau dihitung, saya terbang 8-9 jam dari denpasar menuju ningbo-china.
bukan waktu yang singkat.
rabo malam,
setelah meeting selesai di ningbo,
saya musti terbang lagi ke beijing.
dua jam di udara.
saya tahu, jam jam segitu, badan saya sudah hampir kayak pepes ikan.
legit+rumek dan bauk!.
kamis pagi di beijing, musti presentasi bersama konsultan lain.
isinya?, selalu bisa ditebak; meeting yang membosankan walau musti dihadiri.
tepat nanti jam 12 malam di hari jumat,
saya terbang ke singapore.
perlu waktu 6.5 jam di udara. dan seperti yang sudah saya bisa tebak, bahwa saya tak akan bisa tidur nyenyak di pesawat walau duduk di kelas business segala!.
dan memerlukan waktu 2.5 jam lagi untuk terbang dari singapore ke denpasar.
bayangkan, tubuh saya sudah bukan seperti pepes ikan lagi.
mungkin bak sperma lelaki yang sering minum viagra;
encer!.
Popularity: 3% [?]










Comments
There are no comments for this post.
Write a Comment