putu mahendra

saya arsitek autis

Advertisement

buku

January 18, 2010 | 3 comments | Arsitektur Tulis

DSCN3170

dalam setiap perjalanan, ke manapun,
saya selalu sempatkan untuk ke toko buku.
toko buku, di mana saja saya berkunjung, adalah satu satunya tempat yang musti saya kunjungi.
saya type “toko buku-addict”!.
saya tak mau ke mana mana, cuman mau ke toko buku.
ada sekitar 15-20 buku saya beli dalam sebulan. semuanya tentang arsitektur; building, interior, kebun, artwork, lampu, painting atau lainnya.
itu untuk kantor.
ada sekitar 10-15 buku yang saya beli untuk keperluan saya sendiri. dalam sebulan.
semuanya bukan tentang arsitektur.
tapi tentang kehidupan. tulisan tulisan yang mengajari saya bagaimana untuk menghormati manusia.
bagaimana caranya bersabar dan bagaimana caranya hidup dalam keadaan yang kini serba kompleks.
buku yang bercerita tentang pengalaman manusia lain.
plus,
saya beli 5-7 majalah interior luar.
saya hanya melihat lihat halamannya. setelah itu, tergeletak.
mati.

tapi,
baik buku yang saya beli untuk kantor atau buat saya sendiri,
tak saya baca.
buku buku itu hanya, kemudian saya lempar ke anak anak kantor dan buku yang buat saya sendiri tergeletak di dipan atau lemari buku yang kini sudah penuh amat sudah.
terkadang, buku kepunyaan saya sendiri, baru saya baca saat saya sendiri duduk di kabin pesawat.
terkadang saya ludesin baca dalam satu penerbangan,
terkadang baru bisa baca spertiganya.
atau yang paling parah, saya baca prolognya saja.
karena membacanya dikalahkan oleh rasa kantuk. lelap.
mati suri.

saya berpikir,
beli dulu, baca belakangan.
nanti, saya yakin, suatu saat nanti saya punya waktu lebih.
nanti, suatu saat nanti akan saya baca buku buku itu.
nanti,
sebelum mati.

Popularity: 23% [?]

Comments

There are 3 comments for this post.

  1. andhang on January 18, 2010 12:12 pm

    membeli buku jadi kepuasan tersendiri

    membacanya tidak…
    ini seperti shoppaholic daripada bookaholic
    hehehe

    :)

  2. ayi on January 21, 2010 1:02 am

    dan saya bookaholic..
    walau saya tipe org yang mudah melupakan sesuatu yang telah saya lihat dengan sangat cepat.
    jadi buku adalah obat pelupa saya yang paling mujarab

    buku adalah obat pelupa bli putu yang paling mujarab untuk menghilangkan kebiasaan lupa membaca buku :)

    jadi mulailah membaca ..
    atau berikan kepada saya

  3. ratih on May 8, 2010 8:16 pm

    Pak Putu, tulisannya natural…. terima kasih, saya sering merekomendasikan BUKU pak Putu ini pada teman-teman agar tertohok lalu melirik tumpukan buku mereka :D

Write a Comment