teman saya datang ke sanur.
dia dari konsultan superstar arsitek.
dari kota bandung.
namanya steve.
saya cuma heran.
jauh jauh dari bandung,
berkunjung ke negeri sanur yang kere.
meliwati jalan tanah liat bergelombang seperti tubuhnya ayu ting-ting.
berpapasan dengan sapi.
kotoran sapi menjadi aspal.
sebelum steve berkunjung,
saya kasik pesan, “jangan bawa bis ke sanur. jalanan banyak lubang dan kotoran sapi. meliwati sawah penduduk. naiklah ojek!”.
… baca terusannya gan »
Popularity: 1% [?]
senin itu paling parah.
bukannya karena kata pribahasa “i hate monday”.
tapi saya kayak mesin disel.
panasnya lama.
semangat masih tetap tinggi, kapan saja ngantor.
masih tetap enerjik.
ke sanur masih dengan berbusa busa.
kayuhan sepeda masih menyala-nyala.
walau terkadang ke sanur dengan motor,
atau vw kodok.
darah saya darah muda always!.
… baca terusannya gan »
Popularity: 1% [?]
8 nov., terbang ke bangkok.
ada meeting tanggal 9 november untuk intercontinental canggu.
mungkin juga bisa membicarakan hotel di karangasem dengan majikan, sebelum meeting intercontinental dimulai.
semoga banjir di bangkok tak parah di jalan yang saya lalui nanti.
10 nov., terbang balik ke bali.
14 nov., ada meeting di sanur untuk hotel di karangasem.
semoga QS tak bernyanyi terlalu banyak.
biasanya dan di mana mana, QS bule selalu merusak segalanya dengan alasan budget.
17 nov., sanur musti mengirim gambar presentasi untuk villa di guangzhou.
presentasi ada di tanggal 18 nov.
21 nov., terbang ke hangzhou untuk job greentown di sanya.
22 nov., meeting untuk greentown. malamnya terbang ke sanya.
23 nov., site visit greentown sanya.
24 nov., site visit MGM sanya
25 nov., terbang ke bali.
27 nov., terbang ke chennai untuk leela chennai.
29 nov., terbang ke bangkok.
30 nov., meeting intecontinental canggu.
1 desember, terbang ke bali
2 desember, meeting di sanur untuk hotel di karangasem.
3 desember, meeting di sanur untuk hotel di payangan.
tiap bulan begini.
mampus?
Popularity: 1% [?]
di luar indonesia,
saya temukan banyak karya karya arsitek/desainer indonesia yang begitu rupa.
desainernya tak terdengar oleh hiruk pikuk berita tipi dalam rumah.
mereka terus berkarya.
manusia manusia luar mengapresiasi.
seperti sepinya arsitektur tradisional indonesia tapi begitu banyak desainer luar mengagumi dan memakainya.
di dalam negeri yang hiruk pikuk, banyak yang sibuk dengan arsitektur facebook.
facebook yang melegenda.
tak ikut facebook, artinya berjauhan jarak dengan uang.
berjauhan jarak dengan kemasyuran.
maap, mungkin saya begitu naif.
tapi,
melihat kota di malam hari saat terbang,
facebook ibarat jalan raya yang terang benderang dilapis lampu.
di sanalah kerlap kerlip kehidupan berada.
mendompel jalanan.
nun jauh di sana, nampak secuil lampu yang menyendiri di sudut,
jauh dari hingar bingar lampu jalanan.
mereka yang menyendiri dengan cara hidup seperti itu,
adalah desainer desainer lokal yang banyak menuangkan karya di luaran sana.
mereka yang tak bergemuruh suaranya di dalam rumah.
mereka yang hidupnya jauh dari kemasyuran kerlap kerlip kehidupan dalam negeri.
saya belajar mengerti akan hal ini.
lambat laun,
ingin seperti mereka.
terdiam.
bekerja.
bekarya.
dan tak dikenal.
jauh dari bara api, lamban namun pasti ia akan semakin matang.
… baca terusannya gan »
Popularity: 1% [?]
hangzhou,
hari ini begitu dingin.
23 derajat.
bagi saya, begitu dingin.
aspal nampak basah, oleh gerimis.
namun, masih banyak orang orang china berjalan d trotoar.
berbalut jaket tebal.
berjalan bersama anjing pom.
bersepeda.
berangkulan.
pepohonan meneduhi.
kiri dan kanan jalan.
hangzhou,
bagi saya adalah kota terhijau di seantero kota kota di china.
… baca terusannya gan »
Popularity: 2% [?]
di mana mana,
seng indentik dengan hidup murah.
kebanyakan milik kaum rendahan.
kalaupun ada gedung yang beratap seng,
itupun di bawah seng selalu saja ada bantalan penjinak panas.
ada kipas.
ada ac.
yang berseliweran di bawahnya, tentunya mereka yang berdompet tebal.
… baca terusannya gan »
Popularity: 3% [?]
marah marah.
ini mungkin kalau saya tak bisa mengkontrol diri.
saya bilang baik baik, ke beberapa tukang dari bahrain.
saya jongkok di depan mereka.
mengajari bagaimana mustinya memasang kerikil.
agar nampak cantik.
agar nampak rapi.
agar enak dipandang mata.
saya tunjuk dada satu di antara mereka saat saya menjelaskan.
“use this!”, begitu saya berkata sambil telunjuk saya menunjuk dadanya.
ia tersenyum.
tukang lain hanya terdiam.
saya cabuti beberapa kerikil yang mereka pasang.
merangkainya lagi.
agar mereka mengerti apa yang saya maksud.
mereka mangut mangut.
“less mortar, sir”, satu dari mereka menjawab.
saya mengangguk.
saya sudah jelaskan beberapa lalu sebelumnya, “less mortar!. pls do tight join!. understand sirs?”.
saya berusaha tak mengubah wajah saya ke wajah anjing!.
saya sadar seketika,
saya ada di india.
bukan di sanur.
andai di sanur,
tentunya kaki saya telah menendang ember mereka yang berisi mortar!, sambil berujar, “busyet, lu bisa saya kasik tauk ndak sih?”.
… baca terusannya gan »
Popularity: 1% [?]
hari hari di bentang 1993 ke 1995,
saya menjual gambar perspektif.
kalau ada yang sampai mencari saya untuk menggambar perspektif,
artinya,
dia musti sudah siap dengan harga mahal.
cerita hidup saya saat kost dan kuiah dulu.
kalau pemesan banyak, saya tak perlu minta uang ke desa.
apalagi kalau pesanan banyak,
beberapa duit saya kirim ke desa, saya kasi ke adik adik saya.
sembari berujar, “belilah sepatu yang paling mahal!”. saya masih ingat itu.
sketsa tangan saya begitu berharga.
terkadang bisa menyelamatkan hidup sebulan lama.
… baca terusannya gan »
Popularity: 1% [?]
beberapa hari lalu,
saya membuka lipatan lembar kertas yang buram.
kertas yang sudah amat rapuh.
putihnya kertas sudah hampir sirna.
kertas yang terlipat lipat.
saat membukanya,
saya musti pelan pelan.
ada beberapa permukaan kertas itu yang melengket satu sama lainnya.
… baca terusannya gan »
Popularity: 3% [?]
hans,
saya garuk dia sore ini.
jam lima sore lebih beberapa langkah.
untuk membantu anak anak mengerjakan villa di guangzhou.
wajahnya sedikit pucat saat saya minta satu 3D.
ia bisa pilih, lokasi yang ia suka.
dan bagian yang ia anggap paling gampang.
kenyataannya, tak ada yang gampang!.
dan yang paling mengerikan dari semua berita yang mengerikan di dunia adalah;
musti kelar dalam 6 jam.
saat tahu arti kata 6 jam,
wajahnya semakin pucat.
ia nampak gelagapan.
atau mungkin panik.
… baca terusannya gan »
Popularity: 1% [?]